Home » Sains » 3 Cara Membuat Magnet Secara Sederhana

3 Cara Membuat Magnet Secara Sederhana

3-cara-membuat-magnetBenda-benda yang terbuat dari besi dan baja dapat dibuat menjadi magnet dengan cara-cara tertentu. Ada 3 cara yang bisa dilakukan untuk membuat magnet yaitu :

Cara Induksi

Pembuatan magnet secara induksi sangat mudah dilakukan. Akan tetapi, sifat kemagnetan hasil induksi ini bersifat sementara. Caranya dengan menempelkan benda-benda yang terbuat dari logam (besi atau baja) dengan magnet. Benda yang terbuat dari logam ini akan menjadi bersifat magnet. Namun, jika magnet dilepaskan, sifat kemagnetan benda tersebut juga akan hilang.

Cara Gosokan

Magnet yang digosokkan ke suatu batang besi atau baja dapat menyebabkan batang besi atau baja mempunyai sifat kemagnetan. Semakin lama waktu penggosokan, semakin lama pula sifat kemagnetan bertahan di dalam batang besi atau baja tersebut.

Dialiri Arus Listrik (elektromagnet)

Hasil penelitian Hans Cristian Oersted, seorang guru fisika dari Denmark, menunjukkan bahwa ketika sebuah kompas diletakkan dekat kawat berarus listrik, jarum kompas tersebut menyimpang atau bergerak, segera setelah arus listrik mengalir melalui kawat tersebut. Ketika arah arus tersebut dibalik, jarum kompas tersebut bergerak dengan arah sebaliknya. Jika tidak ada arus listrik mengalir melalui kawat tersebut, jarum kompas tersebut tetap diam. Karena sebuah jarum kompas hanya dapat disimpangkan oleh suatu medan magnet, Oersted menyimpulkan bahwa suatu arus listrik menghasilkan suatu medan magnet.

Oersted juga membuktikan bahwa jika sebuah kawat berarus dililit menjadi suatu kumparan, medan magnet yang dihasilkan oleh tiap lilitan dijumlahkan menjadi satu. Hasilnya adalah sebuah medan magnet yang kuat pada tengah-tengah kumparan dan pada kedua ujungnya. Kedua ujung kumparan tersebut berperilaku seperti kutub-kutub sebuah magnet. Sebuah kumparan kawat panjang dengan banyak lilitan disebut solenoida.

Penelitian Oersted ini kemudian mendasari adanya pembuatan magnet dengan cara mengalirkan arus listrik pada sebuah benda magnetis seperti besi dan baja. Magnet yang dibuat dengan cara seperti ini dikenal dengan sebutan elektromagnet. Elektromagnet sangat diperlukan dalam berbagai bidang, misalnya untuk peralatan katrol listrik, motor listrik, telepon, telegraf, dan bel listrik. Elektromagnet yang sangat kuat sering digunakan sebagai alat bongkar muat bahan-bahan besi baja di bengkel kereta api, pabrik baja dan dok (galangan) kapal.

Medan magnet solenoida dapat diperkuat dengan memperbesar jumlah belitan atau besar arus yang mengalir melalui kawat tersebut. Namun peningkatan medan magnet terbesar diperoleh dengan menempatkan sepotong besi di tengah-tengah solenoida tersebut. Medan magnet solenoida tersebut memagnetisasi atau mengatur arah seluruh magnet atom dari besi tersebut. Medan magnet yang dihasilkan sama dengan jumlah dari medan magnet kumparan dan medan magnet besi. Medan magnet ini dapat ratusan bahkan ribuan kali lebih besar daripada kekuatan medan magnet yang dihasilkan oleh kumparan sendirian. Sumber gambar : BSE dan Pesona Edu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>