Home » Sains » Ciri Khusus Hewan Dan Fungsinya Terlengkap

Ciri Khusus Hewan Dan Fungsinya Terlengkap

Ciri Khusus Hewan Dan Fungsinya – Setelah membahas tentang ciri khusus pada tumbuhan, kali ini akan dilanjutkan dengan materi ciri khusus hewan dan fungsinya. Setiap hewan memiliki ciri khusus yang membedakannya dengan hewan lain.

Ciri khusus pada hewan ini berhubungan dengan kemampuannya dalam beradaptasi untuk bertahan hidup. Dengan ciri khusus yang dimilikinya, hewan dapat tetap bertahan hidup. Simak beberapa ciri khusus hewan dan fungsinya berikut.

1. Ciri Khusus Hewan Lumba-Lumba Dan Fungsinya

Lumba-Lumba

Lumba-Lumba (Foto : bintangkuning.wordpress.com)

Banyak yang salah persepsi ketika menyebutkan lumba-lumba. Meskipun tempat hidup hewan ini di air, akan tetapi tidak termasuk ikan (pisces) melainkan mamalia. Begitu juga dengan paus. Paus dan lumba-lumba bernafas dengan paru-paru seperti mamalia yang lain. Untuk itu coba perhatikan tingkah laku paus dan lumba-lumba pada saat berenang di air.

Ciri khusus paus dan lumba-lumba adalah sesekali berenang ke permukaan air yang fungsinya untuk menghirup udara pernafasan. Nah, khusus untuk lumba-lumba mempunyai beberapa ciri khusus. Salah satu ciri khususnya adalah kulit lumba-lumba mampu memperkecil gesekan dengan air, sehingga lumba-lumba dapat berenang dengan sedikit hambatan air.

Ciri khusus lumba-lumba selanjutnya adalah memiliki sistem sonar. Sistem Sonar pada lumba-lumba fungsinya untuk berkomunikasi dan menerima rangsang. Sistem ini berguna menghindari benda-benda yang ada di depan lumba-lumba, sehingga terhindar dari benturan.

Mata lumba-lumba memiliki ciri khusus berupa setiap mata dapat berfokus pada satu titik yang berbeda pada saat bersamaan. Karenanya, seekor lumba-lumba dapat melihat ke depan dengan satu mata untuk menentukan arah berenangnya sambil berjaga-jaga dari bahaya dengan mata yang lain. Bila perlu, lumba-lumba dapat menutup salah satu matanya dan mengisitirahatkan separuh otaknya.

2. Ciri Khusus Hewan Kelelawar Dan Fungsinya

Kelelawar

Kelelawar (Foto : health.liputan6.com)

Kelelawar keluar dan mencari makan pada malam hari. Sebaliknya, pada siang hari, kelelawar hanya berdiam di sarangnya. Oleh karena itu, kelelawar dijuluki hewan nokturnal yaitu hewan yang beraktivitas pada malam hari. Bagaimana kelelawar bisa menemukan makanan di kegelapan malam? Apakah kelelawar tidak tersesat atau menabrak benda-benda yang dilaluinya? Bukankah malam hari gelap gulita?

Dalam keadaan gelap, kelelawar tidak pernah menabrak benda yang dilaluinya. Kelelawar juga tidak kesulitan menemukan makanan. Hal ini dikarenakan kelelawar memiliki ciri khusus yang berupa indra pembau dan pendengar yang tajam yang berupa ekolokasi yang fungsinya untuk menemukan makanan, mendeteksi benda dalam keadaan gelap, menentukan arah terbang dan menghindari tabrakan.

Ekolokasi adalah kemampuan kelelawar dalam memperkirakan jarak benda dengan tubuhnya melalui pantulan bunyi ultrasonik. Saat terbang, kelelawar mengeluarkan bunyi tinggi yang nyaring. Bunyi ini disebut bunyi ultrasonik karena memiliki frekuensi yang tinggi yaitu lebih dari 20.000 Hertz.

Bunyi ultrasonik akan mengenai benda atau mangsa disekitarnya. Bunyi ini akan dipantulkan kembali oleh benda tersebut. Kelelawar menangkap bunyi pantulan dari benda atau mangsanya. Bunyi pantulan membuat kelelawar dapat memperkirakan jarak terbang. Kelelawar dapat mengenal benda disekitarnya. Inilah yang menjadikan kelelawar dapat membedakan antara mangsa dan bukan mangsa.

Ciri khusus kelelawar yang lain adalah mempunyai sayap dari kulit tipis yang membentang antara tulang-tulang jari dan tulang lengannya yang berfungsi untuk terbang. Kelelawar juga punya ibu jari yang fungsinya untuk mendaki di pepohonan dan bergantung dengan posisi badan terbalik.

3. Ciri Khusus Hewan Cicak Dan Fungsinya

Cicak dan ilustrasi alur pada kakinya

Cicak dan ilustrasi alur pada kakinya (Foto : flickr.com dan slideshare.net)

Cicak sering kita lihat di dinding dan langit-langit rumah. Cicak sangat jarang berada di lantai. Cicak bergerak dengan cara merayap. Saat merayap di dinding, cicak tidak terjatuh. Mengapa demikian? Coba bandingkan dengan hewan lainnya. Dapatkah ayam atau itik merayap di dinding? Tentu tidak, bukan?

Ternyata, cicak memiliki ciri khusus berupa perekat pada setiap ujung jari kakinya. Perekat ini fungsinya untuk merayap atau menempelkan kaki di dinding, langit-langit, atau pohon. Pada telapak kakinya terdapat lapisan berupa struktur seperti rambut yang lengket dan tampak seperti guratan-guratan. Dengan adanya telapak kaki khusus inilah, cecak atau tokek dapat merayap di dinding dan langit-langit tanpa takut akan terjatuh. Bagaimana bila kakinya tidak bisa diangkat dari dinding karena perekat tersebut?

Hal ini tidak akan terjadi. Cicak dapat mengatur banyaknya perekat yang dikeluarkan. Dengan demikian, cicak dapat tetap bergerak merayap tanpa terjatuh. Cicak dapat mendaki pohon, dinding, langit-langit, atau atap bangunan dengan mudah.

Selain itu, ciri khusus cicak yang kedua adalah mempunyai kemampuan autotomi. Cicak dapat memutuskan ekornya secara tiba-tiba untuk mengelabui musuh. Cicak melakukan autotomi saat ditangkap mangsa. Dengan begitu, cicak dapat melarikan diri. Ekor cicak yang putus dapat tumbuh kembali.

Ciri khusus hewan cicak yang ketiga adalah mempunyai lidah yang panjang dan lengket. Fungsinya untuk menangkap mangsa. Makanan cecak adalah serangga-serangga kecil seperti nyamuk, lalat, dan laron. Semua makanan cecak tersebut adalah makhluk yang dapat terbang. Oleh karena itu cicak harus mempunyai kemampuan untuk menangkap mangsanya tersebut. Salah satunya adalah dengan memiliki lidah yang panjang dan lengket sehingga mudah untuk menangkap mangsanya.

4. Ciri Khusus Hewan Tokek Dan Fungsinya

Tokek dan bantalan perekat pada kakinya

Tokek dan bantalan perekat pada kakinya (Foto : baymonttampa.com dan bhataramedia.com)

Ciri khusus tokek sama seperti ciri khusus yang dimiliki oleh cicak. Ciri khusus hewan tokek yang pertama adalah kakinya mempunyai bantalan perekat yang berfungsi untuk merayap di langit-langit, dinding, atau pun pohon. Sistem perekat ini dibangun oleh telapak kaki yang beralur pararel. Dengan alur yang dimiliki, memungkinkan cicak dan tokek dapat menempelkan kakinya di dinding dan berjalan tanpa terpeleset.

Ciri khusus hewan tokek berikutnya adalah mempunyai lidah yang panjang dan lengket. Fungsinya untuk menangkap mangsa yang berupa serangga (biasanya serangga yang bisa terbang). Selain itu, tokek juga mempunyai ciri khusus berupa kemampuan autotomi yaitu kemampuan memutuskan ekornya saat dikejar musuh. Fungsi dari ciri khusus ini adalah untuk mengelabuhi musuhnya saat dikejar musuh sehingga tokek dapat menyelamatkan diri.

5. Ciri Khusus Hewan Bebek Dan Fungsinya

Bebek

Bebek (Foto : warasfarm.wordpress.com)

Bebek termasuk salah satu jenis unggas. Ia hidup serta mencari makan di daratan dan perairan. Bebek menggunakan kakinya untuk berjalan. Coba bandingkan kaki bebek dengan kaki ayam. Tentu berbeda, bukan?

Ciri khusus hewan bebek yang pertama adalah pada kaki bebek, setiap jarinya dihubungkan dengan selaput. Selaput pada kaki ini fungsinya untuk berenang dalam air dan untuk berjalan di lumpur agar tidak terperosok. Selain bebek, kaki berselaput juga dimiliki angsa. Sementara, ayam tidak memiliki jari berselaput. Ayam hidup dan mencari makan di darat saja.

Ciri khusus bebek yang kedua adalah mempunyai paruh yang berbentuk sudu yang fungsinya untuk menyaring makanan di lumpur. Ciri khusus hewan bebek yang ketiga adalah bulunya dilapisi minyak yang fungsinya agar tidak basah ketika berenang di air.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>