Home Sains Ciri Khusus Pada Hewan dan Fungsinya (3)

Ciri Khusus Pada Hewan dan Fungsinya (3)

2888
0
SHARE

organ-jacobson-ular

Organ Pembau dan Sensor Panas pada Ular

Proses_Penciuman_UlarUlar secara umum memiliki 3 ciri khusus yaitu mempunyai bisa untuk melumpuhkan mangsanya/musuhnya, punya sensor panas dikepalanya untuk mendeteksi mangsanya melalui panas tubuh, dan mampu membau lewat lidahnya yang dijulur-julurkan. Ular termasuk dalam kelompok hewan melata. Ular memiliki tubuh panjang dan bergerak dengan perutnya. Gerakan ular yang cepat disebabkan oleh sisik perut yang dipijakkan pada tempat yang tidak rata atau kasar. Berikut ini penjelasan singkat tentang proses membau pada ular dan sensor panas yang dimilikinya.

Ular memiliki indra penciuman yang tajam. Ular tidak menggunakan hidung untuk mencium bau mangsanya, tetapi menggunakan lidahnya. Ular memiliki organ pembau yang khusus di langit-langit mulutnya yang disebut organ Jacobson. Saat ular menjulurkan lidahnya, ia mengumpulkan partikel-partikel kimia dari udara. Partikel tersebut dihantarkan ke sel-sel saraf di organ Jacobson sehingga ular itu dapat merasakan bau mangsanya.

Organ Jacobson (atau biasa disebut ceruk) adalah lubang yang terdapat antara mata dan mulut ular yang dapat berfungsi sebagai thermosensorik (sensor panas). Selain mempunyai organ Jacobson beberapa jenis ular ada yang dilengkapi dengan lubang sensor panas (Pit Nose), yang letaknya berada di atas bibir. Lubang ini berfungsi sebagai pendeteksi panas tubuh, dilapisi selapis sel yang disebut thermoreseptor yang terhubung ke otak melalui saraf. Pesan yang disampaikan kepada otak adalah lokasi dan jarak mangsa berada. Ular yang biasa dilengkapi dengan Pit Nose ini biasanya tergolong dalam familia Viperidae dan sub familianya Crotalinae, dan ular dalam familia Boidae.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here