Home » Sains » Ciri Khusus Tumbuhan Anggrek Dan Fungsinya
Ilustrasi bunga anggrek berwarna ungu yang berfungsi untuk menarik perhatian serangga tertentu (foto : ehow.com)
Ilustrasi bunga anggrek berwarna ungu yang berfungsi untuk menarik perhatian serangga tertentu (foto : ehow.com)

Ciri Khusus Tumbuhan Anggrek Dan Fungsinya

Maslatip.com – Sebagai tumbuhan epifit, anggrek memiliki ciri khusus tertentu yang membuatnya bisa tetap bertahan hidup. Ciri khusus tumbuhan anggrek ini merupakan bentuk adaptasi terhadap lingkungan habitatnya yang menempel pada pohon. Dilansir dari berbagai sumber, berikut 4 ciri khusus tumbuhan anggrek dan fungsinya.

1. Bunga anggrek berwarna cerah dan bentuknya menyerupai serangga

Tumbuhan anggrek memiliki berbagai bunga yang khusus untuk menarik perhatian serangga penyerbuk. Selain memiliki warna bunga yang cerah dan indah, beberapa bunga anggrek juga bentuknya menyerupai serangga penyerbuk. Warna cerah dan bentuk mirip serangga ini fungsinya untuk menarik perhatian serangga sehingga dapat membantu penyerbukan.

Contoh anggrek yang memiliki bunga mirip serangga adalah anggrek ngengat (kelompok Phalaenopsis) memiliki ciri khusus kelopak lebar di bagian atasnya yang mirip dengan sayap ngengat. Bunga anggrek kelompok Paphiopedilum memiliki kelopak berbentuk kantong yang mengarahkan lebah dan burung langsung ke sumber serbuk sari.

Anggrek Phalaenopsis memiliki bunga menyerupai ngengat untuk menarik perhatian serangga (foto : commons.wikimedia.org)

Anggrek Phalaenopsis memiliki bunga menyerupai ngengat untuk menarik perhatian serangga (foto : commons.wikimedia.org)

2. Tumbuhan anggrek memiliki akar serbaguna

Anggrek memiliki akar yang telah berevolusi untuk melakukan berbagai fungsi dalam menunjang hidupnya yang menempel di pohon (epifit). Selain berfungsi seperti akar pada umumnya yaitu menyalurkan air dan nutrisi ke seluruh bagian tumbuhan, akar anggrek juga berfungsi sebagai jangkar untuk menempel di pohon atau media tanam.

Akar anggrek epifit memiliki ciri khusus berupa lapisan velamen yang berongga, dimana lapisan ini berfungsi untuk memudahkan akar dalam menyerap air hujan yang jatuh di kulit pohon atau pada media tanam anggrek. Hal ini memungkinkan akar anggrek epifit untuk menyimpan air seperti batang tanaman sukulen.

Akar serbaguna tumbuhan anggrek yang bisa melakukan fotosintesis (foto : orchidworld.weebly.com)

Akar serbaguna tumbuhan anggrek yang bisa melakukan fotosintesis (foto : orchidworld.weebly.com)

Ciri khusus akar anggrek berikutnya yaitu adanya kandungan klorofil di dalamnya yaitu tepatnya di bawah lapisan velamen. Kandungan klorofil ini memungkinkan akar anggrek untuk melakukan fungsi fotosintesis seperti yang dilakukan daun pada umumnya.

Akar anggrek epifit memiliki beberapa rambut pendek bahkan ada yang nyaris tak berambut. Pada anggrek terrestrial (jenis anggrek tanah), akarnya memiliki rambut yang cukup panjang dan rapat yang berfungsi untuk menyerap air dan zat organik yang ada di tanah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>