Home Sains Ciri Khusus Tumbuhan Dan Fungsinya Terlengkap

Ciri Khusus Tumbuhan Dan Fungsinya Terlengkap

4881
1
SHARE

Ciri Khusus Tumbuhan Dan Fungsinya – Artikel biologi kali ini akan mengulas tentang ciri khusus tumbuhan dan fungsinya. Tumbuhan memiliki ciri khusus yang membedakannya dengan tumbuhan lain. Ciri-ciri khusus tumbuhan ini berhubungan dengan kemampuannya menyesuaikan diri terhadap lingkungan atau adaptasi. Dengan penyesuaian diri, tumbuhan bisa bertahan hidup. Simak beberapa ciri khusus pada tumbuhan dan fungsinya sebagai berikut.

1. Ciri Khusus Tumbuhan Kaktus Dan Fungsinya

Ciri Khusus Tumbuhan Kaktus Dan Fungsinya
Tumbuhan Kaktus (Gambar : top-img.com)

Tumbuhan kaktus merupakan tumbuhan yang mampu bertahan hidup di tengah daerah padang pasir yang panas dan kering. Lalu bagaimana cara kaktus bisa bertahan hidup di daerah yang sulit seperti itu? Rahasianya ternyata tumbuhan kaktus mempunyai ciri khusus sebagai bentuk adaptasi terhadap lingkungannya.

Ciri khusus tumbuhan kaktus yang pertama adalah mempunyai akar yang panjang dan menyebar. Akar kaktus
yang panjang masuk jauh ke dalam tanah dan menyebar ke banyak tempat. Akar-akar ini berfungsi untuk menghisap air sebanyak-banyaknya dan menyimpannya di dalam batang.

Ciri khusus tumbuhan kaktus yang kedua adalah memiliki batang yang tebal dan terdiri dari jaringan spon. Batang kaktus yang tebal fungsinya untuk untuk menyimpan air karena dilindungi oleh kulit yang tebal, sehingga tidak mudah kehilangan air karena penguapan.

Ketika musim hujan turun, batang kaktus akan membengkak karena menyimpan banyak air. Sedangkan pada musim kering, batang kaktus akan mengerut secara perlahan-lahan seiring dengan persediaan air yang menipis. Air yang disimpan oleh batang pada saat musim hujan inilah yang menjadi sumber kehidupan kaktus ketika mengarungi musim kering.

Ciri khusus tumbuhan kaktus yang ketiga adalah batangnya berlapis lilin yang berfungsi untuk menghambat atau mengurangi penguapan. Ciri khusus tumbuhan kaktus yang keempat adalah daunnya dimodifikasi menjadi bentuk duri yang fungsinya untuk menghindari kehilangan air dalam jumlah yang banyak karena penguapan atau untuk mengurangi penguapan.

Daun-daun kaktus berbentuk duri terletak pada batangnya. Ada juga yang mengatakan bahwa duri ini berfungsi untuk melindungi kaktus dari gangguan hewan-hewan lain. Jadi, sudah jelas bukan mengapa kaktus dapat bertahan hidup di lingkungan yang kering seperti gurun pasir.

2. Ciri Khusus Tumbuhan Teratai (Hidrofit) Dan Fungsinya

Tumbuhan-Teratai
Tumbuhan Teratai (Gambar : indah-bunga.worldshot.net)

Teratai adalah tumbuhan yang hidup di air atau sebagai tanaman air (hidrofit). Tahukah kamu bagaimana caranya teratai dapat tumbuh di air? Apabila kamu perhatikan, bunga teratai nampak indah mengapung di atas permukaan air. Meskipun bunganya mengapung, sebenarnya akar bunga teratai berada di dasar air. Jadi, jelaslah bahwa bunga teratai tidak semata mengambang di atas air, melainkan tumbuh dari dasar air.

Tangkai daun cenderung tumbuh menjalar, sehingga helai daun selalu terlihat mengapung. Ciri khusus tumbuhan teratai yang pertama adalah memiliki daun berbentuk bundar, tipis, dan berukuran sangat lebar. Daun yang bundar, tipis, dan lebar ini fungsinya untuk menyerap cahaya sebanyak-banyaknya, memudahkan penguapan air, dan melakukan fotosintesis.

Tangkai bunga teratai tumbuh tegak, sehingga bunga-bunga teratai dapat muncul dan menyembul keluar dari permukaan air. Ciri khusus tumbuhan teratai yang kedua adalah memiliki batang berongga atau ruang udara kecil di dalamnya. Rongga-rongga udara ini fungsinya untuk membawa oksigen ke batang dan akar.

Batang yang mempunyai rongga udara ini juga berfungsi untuk membantu teratai untuk tetap tegak dan mengapung di atas permukaan air. Walaupun batang dan akarnya berada di dalam air, dengan adanya rongga-rongga udara pada batang, teratai tetap dapat bernapas.

3. Ciri Khusus Tumbuhan Bunga Raflesia Dan Fungsinya

Tumbuhan-Bunga-Raflesia
Tumbuhan Bunga Raflesia (Gambar : kanalsatu.com)

Tumbuhan Raflesia merupakan tumbuhan parasit yang hidup pada akar tumbuhan lain. Untuk memperoleh makanannya, Raflesia harus mengambil makanan dari tanaman lain karena tumbuhan ini tidak berklorofil sehingga tidak dapat melakukan fotosintesis atau tidak dapat membuat makanan sendiri.

Batang tumbuhan Raflesia terdiri atas jaringan benang halus yang tumbuh di dalam jaringan tumbuhan inangnya. Raflesia baru terlihat ketika kuncup bunganya menembus tumbuhan inang. Setelah itu lama-kelamaan
ukuran bunga Raflesia akan terus membesar.

Raflesia merupakan bunga terbesar di dunia. Garis tengah Raflesia berukuran sekitar 1 meter. Ciri khusus bunga Raflesia adalah dapat mengeluarkan bau busuk seperti bangkai. Bau busuk yang dikeluarkan oleh Raflesia ini ternyata ada tujuan dan fungsinya.

Raflesia sengaja mengeluarkan bau busuk seperti bangkai berfungsi untuk menarik serangga (lalat) agar datang dan membantu penyerbukannya. Lalat memang sangat bermanfaat bagi Raflesia, karena Raflesia berkembang biak melalui penyerbukan yang dibantu oleh lalat.

4. Ciri Khusus Tumbuhan Kantong Semar (Insektivora) Dan Fungsinya

Tumbuhan-Kantong-Semar
Tumbuhan Kantong Semar (Gambar : downloadkoleksigambargratis.com)

Pernahkah kamu melihat tumbuhan kantong semar? Tahukah kamu di manakah tempat hidup tumbuhan kantong semar? Tumbuhan kantong semar banyak terdapat di rawa-rawa yang kandungan nitrogennya sangat sedikit. Akibatnya, kantong semar tidak bisa mendapatkan cukup nitrogen dari tempat hidupnya. Untuk mencukupi kekurangan nitrogen tersebut, kantong semar bergantung pada serangga sebagai makanannya.

Karena kegemarannya memakan serangga inilah, kantong semar dikenal sebagai tumbuhan insektivora, yaitu tumbuhan pemakan serangga. Jadi, ciri khusus tumbuhan kantong semar yang pertama adalah memakan serangga yang fungsinya untuk mencukupi kebutuhan nitrogen.

Karena tidak mempunyai lidah seperti cecak, tahukah kamu bagaimana cara kantong semar menangkap dan memakan serangga? Ciri khusus tumbuhan kantong semar yang kedua adalah memiliki daun yang berbentuk seperti piala, di mana bagian dalam daun tersebut dapat mengeluarkan nektar (bahan pembuat madu) berupa cairan lengket dan berasa manis.

Nektar yang dihasilkan ini fungsinya sebagai sebagai umpan untuk memikat serangga agar datang berkunjung. Serangga yang terpikat dengan nektar tersebut kemudian akan hinggap pada dinding piala yang licin. Akibatnya serangga itu jatuh ke dalam daun.

Bila serangga telah terjebak, bagaimana cara kantong semar memakannya? Adalah cairan daun jawabannya. Cairan daun kantong semar mengandung enzim tripsin dan pepsin yang dapat melarutkan serangga. Perlu diketahui bahwa enzim tripsin dan pepsin merupakan enzim yang biasa terdapat pada sistem pencernaan hewan.

5. Ciri Khusus Tumbuhan Kejora Atau Venus Dan Fungsinya

Tumbuhan-Kejora-Atau-Venus
Tumbuhan Kejora Atau Venus (Gambar : biologipedia.com)

Selain tumbuhan kantong semar, ternyata masih ada lagi tumbuhan yang termasuk insektivora. Tumbuhan itu adalah venus flytrap atau yang dikenal juga dengan nama tumbuhan kejora. Lalu kira-kira bagaimana cara tumbuhan venus menangkap serangga? Apakah sama dengan kantong semar?

Ciri khusus tumbuhan venus atau kejora adalah memiliki daun yang berengsel dan berbulu yang fungsinya untuk menangkap serangga. Daun tersebut terbuka menunggu serangga datang. Saat serangga menyentuh bulu-bulu halus pada daun tersebut, kedua bagian daun akan mengatup dengan cepat.

Setelah itu, daun akan mencerna serangga dan menyerap nitrogennya. Cara yang cerdik, bukan? Dari serangga yang dimakan, tumbuhan venus mendapatkan tambahan nitrogen untuk mencukupi kebutuhannya.

1 COMMENT

Leave a Reply to kumala Cancel reply

Please enter your comment!
Please enter your name here