Home » Bank Soal » Contoh Soal Olimpiade IPA SD Materi Bimetal
Soal Olimpiade IPA SD
Ilustrasi siswa sedang mengerjakan soal olimpiade IPA SD dalam ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) yang merupakan event tahunan untuk siswa SD, SMP, dan SMA seluruh Indonesia.

Contoh Soal Olimpiade IPA SD Materi Bimetal

Maslatip.com – Berikut ini contoh soal olimpiade IPA SD tentang bimetal. Materi ini sering keluar dalam soal yang digunakan untuk lomba olimpiade IPA SD baik tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional. Untuk, anak SD memang kayaknya belum tercantum dalam kurikulum pelajaran IPA SD, namun untuk soal olimpiade IPA SD sah-sah saja soal seperti ini dikeluarkan karena untuk mengukur pengetahuan dan logika anak.

Contoh soal olimpiade IPA SD materi Bimetal :

Perhatikan data pada tabel berikut!

Tabel koefisien muai panjangBesi dan baja dibuat “BIMETAL” seperti pada gambar. Jika suhu bimetal dinaikkan, maka bimetal akan berbelok dari logam …………. ke logam …………….

Pembahasan soal olimpiade IPA SD materi Bimetal:

Besi dan baja dibuat “BIMETAL” seperti pada gambar. Jika suhu bimetal dinaikkan, maka bimetal akan berbelok dari logam yang mempunyai koefisien muai panjang besar ke logam yang mempunyai koefisien muai panjang kecil. Jika logam A adalah besi (koefisien mua panjang besi = 0,000012/C) sedangkan logam B adalah baja (koefisien muai panjang 0,000011/C) maka jika dipanaskan, bimetal akan melengkung ke arah B.

logam bimetal yang dipanaskan

Keping bimetal adalah dua buah keping logam (biasanya kuningan dan besi ) yang memiliki koefisien muai panjang berbeda yang dikeling menjadi satu. Keping bimetal sangat peka terhadap perubahan suhu. Jika keping bimetal dipanaskan, maka akan melengkung ke arah logam yang koefisien muai panjangnya kecil. Bila didinginkan, keping bimetal akan melengkung ke arah logam yang koefisien muai panjangnya besar.

Pada suhu normal panjang keping bimetal akan sama dan kedua keping pada posisi lurus. Jika suhu naik kedua keping akan mengalami pemuaian dengan pertambahan panjang yang berbeda. Akibatnya keping bimetal akan membengkok ke arah logam yang mempunyai koefisien muai panjang yang kecil.

Pembengkokan bimetal dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan misalnya saklar alarm bimetal, atau termometer bimetal. Jika keping bimetal dipanaskan, maka akan melengkung ke arah logam yang koefisien muai panjangnya kecil. Bila didinginkan, keping bimetal akan melengkung ke arah logam yang koefisien muai panjangnya besar.

Keping bimetal dapat dimanfaatkan dalam berbagai keperluan misalnya pada termometer bimetal, termostat bimetal pada seterika listrik, saklar alarm bimetal, sekring listrik bimetal. Pemanfaatan pemuaian zat yang tidak sama koefisien muainya dapat berguna bagi industri otomotif, misalnya pada bimetal yang dipasang sebagai saklar otomatis atau pada lampu reting kendaraan. Selain itu keping bimetal digunakan pada setrika listrik, bel listrik, alarm kebakaran, lampu sen mobil atau motor, rice cooker, oven, pemanas air listrik, kompor listrik, dan termometer bimetal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>