Home Sains Daftar Tempat Perlindungan Hewan Dan Tumbuhan Langka Indonesia (Bagian 2)

Daftar Tempat Perlindungan Hewan Dan Tumbuhan Langka Indonesia (Bagian 2)

9135
0
SHARE

Taman Nasional

Taman Nasional Gunung-Lauser

Taman nasional merupakan daerah pelestarian alam yang dimanfaatkan untuk ilmu pengetahuan dan pendidikan serta rekreasi dan pariwisata. Contoh tempat perlindungan hewan dan tumbuhan langka yang berupa taman nasional yaitu Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango di Jawa Barat, Taman Nasional Gunung Leuser di Sumatra, Taman Nasional Baluran di Jawa Timur, dan Taman Nasional Tanjung Puting di Kalimantan. Di Gunung Gede-Pangrango, banyak masyarakat yang memanfaatkan hasil hutan secara alami.

Taman Hutan Raya

Hutan-Raya-Ngurah-Rai

Taman hutan raya adalah suatu daerah pelestarian alam, terutama untuk tujuan koleksi tumbuhan dan satwa alami atau satwa buatan. Taman hutan raya dibangun untuk tujuan ilmu pengetahuan dan pendidikan, budaya, pariwisata, serta rekreasi. Tempat ini juga berperan sebagai tempat perlindungan hewan dan tumbuhan langka. Contoh hutan raya yang ada di Indonesia yaitu Taman Hutan Raya Ngurah Rai di Bali dan Taman Hutan Raya Ir. H. Juanda di Jawa Barat.

Taman Wisata Alam

wisata-alam-pangandaran

Taman wisata alam merupakan hutan wisata yang memiliki keindahan alam baik keindahan tumbuhan, hewan, dan alam itu sendiri yang mempunyai corak khas yang dapat dimanfaatkan bagi kepentingan rekreasi dan kebudayaan. Secara tidak langsung taman wisata telah berperan sebagai tempat perlindungan hewan dan tumbuhan langka. Contohnya Taman Wisata Alam Batam dan Taman Wisata Alam Pangandaran di Jawa Barat. Di taman wisata alam, masyarakat umum dapat menikmati pemandangan alam dan dapat melakukan berbagai kegiatan yang menyenangkan.

Cagar alam dan suaka margasatwa adalah tempat perlindungan hewan dan tumbuhan langka yang tidak dibuka bagi masyarakat umum, kecuali telah mendapat izin tertentu. Taman nasional, taman hutan raya, dan taman wisata alam merupakan tempat perlindungan hewan dan tumbuhan yang dibuka bagi masyarakat umum. Hanya saja wilayah taman nasional lebih luas dibandingkan hutan raya dan taman wisata alam. Selain sebagai tempat rekreasi, tempat tersebut juga digunakan untuk tempat penelitian, pendidikan, dan pelatihan Ilmu Pengetahuan Alam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here