Home » Sains » Fakta-fakta Menarik Seputar Supermoon

Fakta-fakta Menarik Seputar Supermoon

supermoon-lunar-perigee

Supermoon merupakan suatu fenomena alam yang berupa bulan purnama yang terlihat lebih besar sekitar 10% hingga 14% dan lebih terang sekitar 30% dari sebelumnya ketika berada di titik terdekat dengan Bumi. Dalam ilmu astronomi, kedudukan bulan yang paling dekat dengan bumi disebut perigee, sedangkan kedudukan bulan yang paling jauh dari bumi disebut apogee. Dua macam kedudukan bulan ini terjadi karena orbit bulan ketika mengelilingi bumi berbentuk elips sehingga akan mengakibatkan titik terdekat dan titik terjauh.

Supermoon merupakan istilah yang dipakai oleh para astrolog untuk menggambarkan keadaan bulan penuh ketika bulan berada dalam posisi terdekatnya dengan Bumi. Sedangkan dalam ilmu astronomi disebut lunar perigee. Berikut ini beberapa fakta menarik tentang supermoon.

Supermoon pada musim dingin adalah yang terbesar

Bumi berada paling dekat dengan matahari pada bulan Desember setiap tahun, ini berarti gravitasi dari bintang akan menarik bulan lebih dekat menuju Bumi. Karena efek inilah Supermoon terbesar terjadi pada musim dingin.

Saat terjadi supermoon ukuran bulan tidak berubah

Supermoon merupakan fenomena alam yang berupa bulan tampak lebih besar dari biasanya karena letaknya lebih dekat dengan bumi. Penampakan bulan yang lebih besar bukan karena bulannya membesar tetapi disebabkan oleh letaknya yang lebih dekat dengan bumi sehingga orang yang di bumi akan melihat bulan purnama yang lebih besar dari biasanya.

Setiap tahun akan terjadi supermoon

Fenomena ini terjadi dalam tiap tahun dan dapat dilihat dari wilayah belahan utara dan selatan. Bahkan setiap tahun bisa terjadi lebih dari satu kali supermoon.

Tidak akan menghancurkan Bumi

Meskipun dipercayai terkait dengan bencana dan kiamat oleh sebagian orang, Supermoon pada kenyataannya tidak akan menghancurkan Bumi. Supermoon terjadi ketika bulan berada pada titik di orbit yang terdekat dengan bumi. NASA menyebut fenomena ini normal karena bulan tetap berada pada elips orbit, dan tidak akan membuat keluarnya orbit Bumi.

Tidak akan menyebabkan bencana

Selama terjadinya fenomena ini, matahari, Bumi dan bulan berdiri sejajar. Daya gravitasi yang dilemparkan dari bulan dan matahari ke Bumi pada saat pensejajaran itu akan menyebabkan pasang surutnya permukaan air laut di Bumi. Inilah yang membuat sejumlah orang percaya bahwa ada hubungan antara fenomena Supermoon dan terjadinya bencana.

Namun ternyata peningkatan air pasangnya tidak signifikan. Menurut NASA, pasang atau naiknya permukaan air laut selama fenomena supermoon adalah hanya beberapa inci dari kondisi normal.

Tidak akan berpengaruh terhadap perilaku manusia

Ada mitos bahwa fenomena ini dapat menyebabkan manusia menjadi gila atau bertingkah laku aneh. Namun tidak demikian adanya. Penelitian menunjukkan bahwa fenomena bulan penuh apapun tidak akan mempengaruhi perilaku manusia. Bulan purnama dan Supermoon tidak akan membuat gangguan kejiwaan, peristiwa pembunuhan atau kejahatan lainnya.

Jarak bumi dan bulan pada setiap Supermoon dapat berbeda

Periode perigee antara Bumi dan bulan dapat bervariasi sebanyak diameter bumi. Rata-rata, jarak bulan dengan Bumi sekitar 30 diameter bumi. Gravitasi dari matahari adalah yang menyebabkan Bumi dan bulan tertarik ke dalam kesejajaran yang lebih dekat, ini menyebabkan variasi pada orbit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>