Home » Sains » Jenis-Jenis Magnet
Neodymium Magnet, salah satu jenis magnet permanen yang paling kuat gaya tariknya.
Neodymium Magnet, salah satu jenis magnet permanen yang paling kuat gaya tariknya.

Jenis-Jenis Magnet

Maslatip.com – Magnet dapat dikelompokkan menjadi berbagai jenis. Dasar pengelompokkan jenis-jenis magnet tersebut bermacam-macam seperti bentuk, asal-muasal, dan sifat kemagnetannya. Berikut ini penjelasan singkat tentang jenis-jenis magnet beserta dasar pengelompokkannya.

Jenis-jenis magnet berdasarkan asalnya

a. Magnet Alam

Magnet alam adalah magnet yang berasal dari alam, tidak dibuat oleh manusia. Magnet alam sudah bersifat magnet sejak semula ditemukan di alam. Batuan alami yang dapat menarik benda dari besi disebut magnet alam. Magnet alam dikenal orang sejak zaman Yunani Kuno. Pada waktu itu, bahan magnet banyak ditemukan di daerah Magnesia (Gunung Ida).

Magnet di Gunung Ida ditemukan oleh seorang penggembala yang heran terhadap tongkat besi yang dibawanya. Tongkat tersebut tertarik oleh tanah dan sulit (berat) sekali diangkat. Dari kejadian tersebut, penggembala menjadi penasaran kemudian menggali tanah yang menyebabkan tongkatnya tertarik ke tanah. Ternyata, di dalam tanah dia hanya mendapatkan lapisan batu besar berwarna hitam. Dari sana ia tahu bahwa yang menarik tongkatnya adalah batu hitam tersebut, yang sekarang dikenal sebagai magnet alam.

b. Magnet Buatan

Magnet buatan adalah magnet yang sengaja dibuat oleh manusia. Magnet buatan terbuat dari besi atau baja. Bentuk-bentuk magnet buatan bermacam-macam seperti berbentuk batang, silinder, jarum, keping, dan ladam (tapal kuda).

Berbagai macam bentuk magnet buatan yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Berbagai macam bentuk magnet buatan yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Jenis-jenis magnet berdasarkan sifat kemagnetannya

a. Magnet Permanen

Magnet permanen adalah suatu bahan yang dapat menghasilkan medan magnet yang besarnya tetap tanpa adanya pengaruh dari luar atau disebut magnet alam karena memiliki sifat kemagnetan yang tetap. Magnet permanen dibuat orang dalam berbagai bentuk dan dapat dibedakan menurut bentuknya menjadi : Neodymium Magnets, Samarium-Cobalt Magnets, Ceramic Magnets, Plastic Magnets, dan Alnico Magnets.

Magnet Alnico, salah satu contoh magnet permanen yang lemah gaya tariknya.

Magnet Alnico, salah satu contoh magnet permanen yang lemah gaya tariknya.

b. Magnet Tidak Tetap

Magnet tidak tetap (remanen) adalah suatu bahan yang hanya dapat menghasilkan medan magnet yang bersifat sementara. Medan magnet remanen dihasilkan dengan cara mengalirkan arus listrik atau digosok-gosokkan dengan magnet alam. Bila suatu bahan pengantar dialiri arus listrik, besarnya medan magnet yang dihasilkan tergantung pada besar arus listrik yang dialirkan.

Medan magnet remanen yang digunakan dalam praktek kebanyakan dihasilkan oleh arus dalam kumparan yang berinti besi. Agar medan magnet yang dihasilkan cukup kuat, kumparan diisi dengan besi atau bahan sejenis besi dan sistem ini dinamakan elektromagnet. Keuntungan elektromagnet adalah bahwa kemagnetannya dapat dibuat sangat kuat, tergantung dengan arus yang dialirkan dan kemagnetannya dapat dihilangkan dengan memutuskan arus listriknya. Demikian penjelasan singkat tentang jenis-jenis magnet, semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>