Home News Info Kesehatan Kesehatan Tubuh Menurun Karena Sering Berhutang

Kesehatan Tubuh Menurun Karena Sering Berhutang

255
0
SHARE

efek-negatif-banyak-hutang

Berhutang ternyata dapat menurunkan kesehatan tubuh seseorang. Kebiasaan sering berhutang tidak hanya buruk bagi kondisi dompet, tetapi juga berakibat buruk bagi kesehatan tubuh fisik dan mental. Hampir setiap orang pasti pernah mengalami masalah keuangan dan tidak sedikit yang akhirnya terpaksa harus berhutang kesana-kemari. Berikut ini efek negatif yang mengkin dirasakan karena sering berhutang yang dirangkum dari berbagai sumber.

Menurunkan kekebalan

Sebenarnya belum ada bukti nyata untuk menemukan keterkaitan antara sistem imun dengan hutang, namun bisa dikatakan keduanya sangat berhubungan. Orang yang punya hutang biasanya stres kronis. Hal ini akan menekan sistem kekebalan tubuh seseorang.

Orang yang selalu khawatir dengan kondisi keuangannya pasti sering terbangun di tengah malam atau kurang tidur. Kurang tidur sendiri berhubungan dengan menurunnya kemampuan tubuh untuk melawan infeksi sehingga kesehatan tubuh akan menurun.

Menaikkan tensi

Dari hasil penelitian yang dilakukan Northwestern University di tahun 2013 ditemukan bahwa orang dewasa yang punya banyak hutang cenderung mudah sakit dan memiliki tensi yang tinggi yang berakibat pada terganggunya sistem kesehatan tubuh yang berupa peredaran darah.

Badan sering pegal-pegal

Hasil sebuah survei yang dilakukan di tahun 2008 menunjukkan 44 persen orang yang banyak hutang kerap mengalami berbagai jenis nyeri, mulai dari migrain, sakit kepala, nyeri leher, nyeri punggung, badan pegal-pegal atau gangguan pencernaan, bahkan serangan jantung yang dapat mengganggu kesehatan tubuh.

Gampang cemas

Setiap orang yang punya hutang pastilah mudah gelisah. Namun dari hasil riset yang menunjukkan makin besar hutangnya maka tingkat stresnya bisa mencapai 11,7 persen lebih tinggi dari rata-rata. Orang yang stres cenderung akan terganggu kesehatan tubuhnya.

Menambah risiko depresi

Dalam sebuah riset yang dilakukan Rutgers University di tahun 2014 ditemukan bahwa orang-orang berusia 51 tahun ke atas yang punya banyak hutang cenderung memperlihatkan gejala depresi. Lebih parah dari sekadar cemas. Depresi dan cemas yang terus menerus akan memperparah penurunan kesehatan tubuh seseorang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here