Home Sains Mengapa Muncul Kilatan Cahaya Dan Petir Saat Gunung Meletus?

Mengapa Muncul Kilatan Cahaya Dan Petir Saat Gunung Meletus?

424
0
SHARE

petir-gunung-api-meletus1

Untuk menjawab pertanyaan di atas sobat perlu memahami terlebih dahulu penyebab dan proses terjadinya petir saat hujan badai. Hal ini diperlukan agar sobat lebih cepat memahami uraian berikut ini tentang sambaran petir dan kilatan cahaya saat gunung Kelud meletus.

Petir terjadi karena ada perbedaan potensial antara awan dan bumi atau dengan awan lainnya. Proses terjadinya muatan pada awan karena dia bergerak terus menerus secara teratur, dan selama pergerakannya dia akan berinteraksi dengan awan lainnya sehingga muatan negatif akan berkumpul pada salah satu sisi (atas atau bawah), sedangkan muatan positif berkumpul pada sisi sebaliknya. Jika perbedaan potensial antara awan dan bumi cukup besar, maka akan terjadi pembuangan muatan negatif (elektron) dari awan ke bumi atau sebaliknya untuk mencapai kesetimbangan. Pada proses pembuangan muatan ini, media yang dilalui elektron adalah udara. Pada saat elektron mampu menembus ambang batas isolasi udara inilah terjadi ledakan suara.

Sambaran petir dan kilatan cahaya saat gunung berapi meletus merupakan fenomena yang sudah sering terjadi dan sudah lama diamati oleh para ahli geologi. Namun, sampai saat ini dari beberapa literatur yang saya baca, para ahli masih berkesimpulan bahwa fenomena petir ini terjadi mirip dengan proses terjadinya petir saat hujan.

Petir yang terjadi saat gunung berapi meletus karena beda suhu yang sangat drastis. Letusan gunung itu laharnya panas, gunung meletus membawa magma panas, sementara lingkungan di sekitarnya dingin. Karena perbedaan suhu panas dari material gunung dan suhu dingin dari lingkungan, maka ion negatif dan positif akan terpisah dan jadilah kilatan petir seperti petir saat hujan badai. Selain itu, petir yang ada pada saat letusan gunung berapi, bisa disebabkan oleh tabrakan dari debu vulkanik yang sangat banyak atau pekat yang menyebabkan ion negatif dan ion positif terpisah.

Bagaimana bentuk petir pada umumnya masih diperdebatkan di kalangan ilmuwan, dan petir vulkanik bahkan kurang dipahami dengan baik. Apa yang kebanyakan disepakati adalah bahwa proses dimulai ketika partikel terpisah, baik setelah tabrakan atau ketika istirahat partikel yang lebih besar dalam dua. Kemudian beberapa perbedaan dalam aerodinamika partikel-partikel ini menyebabkan partikel yang bermuatan positif secara sistematis dipisahkan dari partikel bermuatan negatif. Petir adalah aliran listrik yang terjadi ketika pemisahan muatan ini menjadi terlalu besar untuk udara untuk menahan aliran listrik. Secara singkat proses terbentuknya petir saat gunung berapi meletus dapat digambarkan sebagai berikut.
petir-gunung-api
Sumber informasi :

  1. Berita detik.com Jumat, 14/2/2014 tentang penyebab munculnya petir saat gunung kelud meletus, hasil wawancara dengan Kukuh Rubidiyanto, Kepala Bidang Informasi Meteorologi Publik Badan Klimatologi Meteorologi dan Geofisika (BMKG)
  2. Artikel “Sambaran Petir Saat Gunung Meletus” yang dimuat oleh www.antipetir.com tanggal 23 November 2011
  3. Artikel volcanic-lightning, yang dimuat http://geology.com/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here