Home Sains Mengapa saat hujan badai ada petir (halilintar)?

Mengapa saat hujan badai ada petir (halilintar)?

409
0
SHARE

Penyebab-terjadinya-petirAda 2 fenomena petir yang sering terjadi, yaitu petir yang terjadi saat hujan badai dan petir yang terjadi saat gunung api meletus. Berikut ini uraian singkat tentang proses dan penyebab terjadinya petir saat hujan badai. Sebelum hujan badai, atom-atom penyusun awan bermuatan netral yaitu jumlah proton sama dengan jumlah elektron. Saat hujan badai, awan bergesekan dengan udara sehingga terjadi perpindahan muatan elektron dari atom penyusun udara ke atom penyusun awan. Karena ketambahan elektron maka awan berubah menjadi bermuatan negatif.

Apabila muatan elektron pada awan terus bertambah maka akan terjadi loncatan muatan elektron dari awan ke benda lain yang bermuatan positif seperti gedung tinggi, pohon yang tinggi, atau tanah. Loncatan muatan listrik (elektron) secara tiba-tiba ini akan menghasilkan bunga api listrik yang disebut petir. Loncatan muatan listrik melalui udara akan menghasilkan cahaya dan panas yang sangat kuat sehingga udara dapat memuai (mengembang) secara mendadak. Pemuaian ini akan menghasilkan bunyi ledakan menggelegar yang disebut guntur


Untuk mencegah bahaya petir, di atas gedung tinggi biasanya dipasang penangkal petir berupa batang tembaga yang ujungnya runcing. Tembaga merupakan logam yang dapat menghantarkan muatan listrik. Logam yang dapat menghantarkan listrik disebut konduktor sedangkan logam yang tidak dapat menghantarkan listrik disebut isolator. Ujung penangkal petir dibuat runcing karena benda yang runcing lebihmudah menarik elektron.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here