Home » Pendidikan » Mengenal 5 Mesin Kecerdasan STIFIN Membuat Anak Lebih Sukses

Mengenal 5 Mesin Kecerdasan STIFIN Membuat Anak Lebih Sukses

5-kecerdasan-STIFIn2Sudahkah anda mengenali mesin kecerdasan yang anak didik anda miliki? Jika belum mengenalnya maka tidaklah perlu memarahi anak didik anda atau berkeluh kesah tentang anak didik anda yang susah diatur, susah menghafal, atau pun susah paham terhadap semua pelajaran yang anda berikan di kelas.

Apakah mesin kecerdasan itu?

Setiap manusia diciptakan dengan mesin kecerdasan yang lengkap dan sempurna, namun hanya ada satu mesin kecerdasan yang dominan pada diri seseorang. Untuk mengetahuinya anda bisa melakukan tes sidik jari STIFIn. Ada 5 mesin kecerdasan yang dimiliki oleh seseorang, yaitu S (Sensing), T (Thinking), I (Intuiting), F (Feeling), dan In (Insting).

“Berikut ini terdapat lima orang anak berumur sepantar sama-sama 12 tahun. Siapa yang lebih cerdas diantara mereka: hafal Al Quran 30 juz, bintang pelajar DKI Jakarta, penulis novel best seller, ketua palang merah remaja se Jawa Timur, dan penyanyi AFI Junior wakil Sumatera Utara. Dulu Anda akan menjawab yang paling cerdas adalah yang bintang pelajar. Tapi sekarang jika masih menjawab hanya yang bintang pelajar Anda dianggap salah kaprah. Jawaban yang betul adalah kelima anak tersebut semuanya cerdas, dengan jenis kecerdasannya masing-masing. Anak yang penghafal jenis kecerdasannya S, yang bintang pelajar jenis kecerdasannya T, si penulis jenis kecerdasannya I, sang pemimpin jenis kecerdasannya F, dan yang pandai bernyanyi memiliki jenis kecerdasan In. Apakah selalu seperti itu? Tidak juga. Uraian pengandaian tadi hanyalah kecenderungan semata.” (Farid Poniman, halaman 27)

Sensing intelligence
Kecerdasan ini bisa disebut kecerdasan inderawi karena karakter orang sensing adalah praktis, konkret, sesuai jangkauan panca indera dan membutuhkan pembuktian. Anak sensing biasanya rajin, teliti, detail, ulet tetapi suka bersenang-senang dan suka mencontoh peniru. Selain itu, anak dengan tipe ini lebih menuntut bukti, pikirannya terangkai, mendapatkan hasil, membutuhkan kepastian, suka non fiksi dan hafalannya kuat.

Thinking Intellegence
“Kecerdasan berfikir” ini mengandalkan pikiran logis, obyektf, dan efektif. Anak-anak tipe ini bersifat suka berpikir logis-rasional, kurang peka, jaga jarak, kurang peka, dingin, tanya data, kritis, tegas tuntut hak, dan maskulin.

Intuition Intellegence
Tipe “Kecerdasan Indera Keenam” ini memiliki ciri berfikiran jangka panjang, optimistis, dan terkonsep. Tipe ini suka membayangkan gambaran besar, kreatif-unik, abstrak-teoritis, orientasi masa depan, pola beragam, analogi dan metafora, suka cerita fiksi, hal besar dan strategis.

Feeling Intellegence
Kecerdasan ini disebut “Kecerdasan Perasaan” karena mengandalkan perasaan dan mengutamakan rasa. Anak tipe ini memiliki ciri selalu menggunakan perasaannya (main hati), berorientasi pada orang, mengukur perasaan, hangat dan ramah, empatik dan simpatik, mudah tersinggung, suka ngobrol, meyakinkan, lembut dan penyayang.

Instinct Intellegence
“Kecerdasan indera ketujuh” ini memiliki ciri spontan, pragmatis, dan rela berkorban. Anak tipe ini sukanya to the point, mudah beradaptasi, temennya banyak, traumatik, dan pendamai.

Sumber :
1. Cuplikan Materi Workshop Stifin Level 1 download
2. Farid Poniman.(2011).”STIFIn Personality, Mengenali Cetak-Biru Hidup Anda”. Bekasi: Griya STIFIn download

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>