Home » News » Berita Sains » Mitos Gerhana Bulan Di Berbagai Negara
Ilustrasi gambar gerhana bulan yang sering dikaitkan dengan berbagai mitos yang tidak benar secara ilmiah (sumber gambar : depoknews.com)
Ilustrasi gambar gerhana bulan yang sering dikaitkan dengan berbagai mitos yang tidak benar secara ilmiah (sumber gambar : depoknews.com)

Mitos Gerhana Bulan Di Berbagai Negara

Maslatip.com – Bagi sekelompok masyarakat, fenomena gerhana bulan sering kali dikaitkan dengan berbagai mitos dan tahayul. Mitos gerhana bulan yang sering terjadi dalam masyarakat ini adalah tidak benar karena bukan fakta ilmiah. Saya sendiri tidak mempercayai mitos gerhana bulan tersebut.

Tujuan saya memposting tulisan tentang mitos gerhana bulan ini untuk menambah pengetahuan kita tentang gerhana bulan sehingga bisa membedakan mana yang berupa fakta dan mana yang berupa mitos. Dikutip dari laman inilah.com, berikut ini beberapa mitos gerhana bulan yang sering terjadi di berbagai negara.

Mitos Gerhana Bulan Di China

Di negeri China, orang percaya bahwa seekor naga langit membanjiri sungai dengan darah lalu menelannya. Itu sebabnya orang Cina menyebut gerhana sebagai “chih” yang artinya memakan. Sampai abad ke 19 mereka biasanya membunyikan petasan untuk menakut-nakuti sang naga. Orang Indian juga percaya bahwa seekor naga lah yang membuat gerhana bulan. Mereka lalu menyembah sang naga dengan berendam sampai sebatas leher.

Mitos Gerhana Bulan Di Jepang

Di Jepang, masyarakat setempat mempercayai bahwa racun telah jatuh dari langit selama terjadi gerhana. Untuk mencegah racun itu jatuh ke dalam air mereka, mereka menutupi seluruh sumur dan mata air selama terjadinya gerhana.

Mitos Gerhana Bulan Di Perancis

Kaisar Louis dari Perancis wafat setelah mengamati gerhana di tahun 840. Konon ia begitu bingung saat kegelapan selama 5 menit dan meninggal karena begitu takut.

Mitos Gerhana Bulan Di Indonesia

Masyarakat di Indonesia, khususnya Jawa menganggap bahwa Batara Kala alias raksasa jahat, memakan bulan. Maka masyarakat Jawa khususnya anak-anak ramai memukul kentongan pada saat gerhana untuk menakut-nakuti dan mengusir Batara Kala.

Mitos Gerhana Bulan Di Arab

Bagi orang Arab Quraisy, gerhana bulan dikaitkan dengan kejadian-kejadian tertentu, seperti adanya kematian atau kelahiran, dan kepercayaan ini dipercaya secara turun temurun sehingga menjadi keyakinan umum masyarakat.

Pemahaman yang salah ini diluruskan oleh Rasulullah. Dalam Islam, gerhana bulan adalah bentuk keagungan Allah sebagai Maha Pencipta. Sebagaimana sabda Rasullah SAW dalam Hadits Riwayat Bukhari Nomor 1.044, “Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Gerhana ini tidak terjadi karena kematian seseorang atau lahirnya seseorang. Jika melihat gerhana tersebut, maka berdoalah kepada Allah, bertakbirlah, kerjakanlah shalat dan bersedekahlah.” Demikian sekilas info tentang beberapa mitos gerhana bulan yang terjadi di dalam masyarakat dan semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>