Home News Berita Sains Mitos Gerhana Bulan Merah Di Berbagai Negara

Mitos Gerhana Bulan Merah Di Berbagai Negara

70
0
SHARE

Maslatip.com – Beragam mitos gerhana bulan di berbagai negara menarik untuk disimak sebagai wawasan pengetahuan kita termasuk mitos gerhana bulan merah atau gerhana bulan darah. Disebut gerhana bulan merah karena pada saat fenomena gerhana bulan itu terjadi, bulan tampak merah seperti warna merah darah. Oleh karena itu, banyak orang menyebutnya dengan sebutan gerhana bulan darah.

Mitos gerhana bulan merah yang saya tulis ini tidak lah benar karena tidak ada bukti secara ilmiah dari segi ilmu sains. Seperti tulisan sebelumnya tentang Mitos Gerhana Bulan Di Berbagai Negara, tulisan ini pun sama saya maksudkan untuk menambah pengetahuan kita sehingga tidak terjerumus dalam hal-hal tahayul atau mitos yang tidak bisa dibuktikan kebenarannya secara ilmiah. Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini beberapa mitos gerhana bulan merah yang terjadi di berbagai negara dunia.

Mitos Gerhana Bulan Merah Di Amerika : Penampakkan Ibu Bulan

Menurut kepercayaan orang-orang asli Amerika, munculnya gerhana bulan darah yang masuk dalam kategori Tetrad ini merupakan tanda bahwa “Ibu” bulan tengah menampakkan diri. Kehadirannya tersebut dipercaya sebagai pembawa penerangan dan membersihkan energi, jiwa, emosional dan spiritual manusia, khususnya para wanita yang ada di bumi.

Mitos Gerhana Bulan Merah Suku Inca : Jaguar Memakan Bulan

Mirip dengan kepercayaan Jawa, suku Inca kuno percaya bahwa gerhana bulan darah merupakan pertanda akan terjadi hal buruk, yakni jaguar akan memakan bulan. Menurut tulisan bangsa Spanyol terdahulu, bangsa Inca takut setelah jaguar memakan bulan, maka hewan ini akan turun ke bumi dan memangsa semua manusia. Oleh karenanya, setali tiga uang dengan masyarakat Jawa, suku Inca akan membuat suara yang sangat gaduh dengan menabuh segala hal sampai berteriak-teriak sepanjang malam saat terjadinya gerhana.

Mitos Gerhana Bulan Merah Di California : Bulan Terluka dan Berdarah

Menurut kepercayaan suku Hupa di utara California, terjadinya gerhana bulan darah Tetrad merupakan pertanda bahwa bulan sedang terluka karena diserang oleh hewan peliharaannya sendiri. Orang suku Hupa percaya bahwa bulan memiliki 20 istri dengan banyak hewan peliharaan seperti ular dan singa. Namun ketika bulan terlambat atau tidak memberi mereka makan, maka hewan-hewan itu akan menyerang bulan dan mengakibatkannya berdarah. Setelah berdarah, maka istri-istrinya menyembuhkan bulan dan juga menjaganya dari serangan hewan peliharaan serta memulihkan kesehatannya.

Menurut Ahli Ahli Astrologi, Susan Miller : Identik Dengan Tragedi Atau Penderitaan

Ahli astrologi, Susan Miller mengatakan jika manusia harus berhati-hati dengan kemunculan Blood Moon atau Gerhana Bulan Merah. Pasalnya, gerhana selalu identik dengan penderitaan. Penderitaan yang terjadi seiring dengan kemunculan Bulan Merah menyebabkan gerhana itu sering disebut dengan Blood Moon atau bulan merah darah. Meskipun tidak dipungkiri bulan tersebut diselimuti cahaya berwarna merah. Gerhana ini terjadi selama 4 kali dengan jeda masing-masing 6 bulan. Namun menurut Miller, meski awalnya akan menyakitkan namun tetap akan berakhir baik.

Menurut Ilmu Sains : Fenomena Alam Tertutupnya  Sebuah Objek

Menurut ilmu sains, pada dasarnya, gerhana merupakan peristiwa tertutupnya sebuah objek disebabkan adanya benda/objek yang melintas di depannya. Kedua objek yang terlibat dalam gerhana ini memiliki ukuran yang hampir sama jika diamati dari Bumi, baik gerhana Matahari maupun gerhana Bulan.

Dalam perspektif sunnah Rasulullah SAW, apabila terjadi gerhana, baik gerhana matahari maupun gerhana bulan, dianjurkan oleh Rasulullah SAW, agar kaum muslimin melakukan shalat sunnah gerhana, memperbanyak do’a, bertakbir dan memperbanyak sedekah. Demikian sekilas info tentang mitos gerhana bulan merah di berbagai negara belahan dunia. Anda juga bisa membaca artikel tentang Fakta Gerhana Bulan Merah di blog ini. Terima kasih atas kunjungan Anda, semoga bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here