Home News Berita Sains Obat Sakit Gigi Alami Dari Jaring Laba-laba

Obat Sakit Gigi Alami Dari Jaring Laba-laba

240
0
SHARE

Lima mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) UGM berhasil menemukan potensi dari gel jaring laba-laba sebagai obat sakit gigi alami penyembuh luka bekas cabut gigi. Kelima mahasiswa tersebut adalah Effendi Halim, Mirna Aulia, Claudia Twistasari, Choirunisa Nur Humairo dan Bayu Anggoro Aji. Gel yang terbuat dari ekstrak jaring laba-laba ini diklaim dapat mempercepat proses penyembuhan luka pasca operasi cabut gigi, meskipun baru diujicobakan pada hewan, yaitu marmut. Biasanya rasa nyeri pada luka bekas cabut gigi membutuhkan proses penyembuhan membutuhkan waktu hingga 1-2 minggu. Namun dalam beberapa tahun ke depan bisa jadi akan ada produk obat sakit gigi alami yang dapat mempercepat penyembuhan luka akibat cabut gigi.

penemu-gel-jaring-laba2

Gel jaring laba-laba ini cukup prospektif sekali untuk dijadikan sebagai obat sakit gigi alami karena awalnya sudah didasari oleh kearifan lokal dan dari hasil browsing pada jurnal-jurnal melalui internet gel jaring laba-laba belum ada yang membuat. Selain itu karena bahannya dari alam maka bisa dikatakan lebih tidak berisiko.

Cara Membuat Gel Obat Sakit Gigi Alami Dari Jaring Laba-laba

Untuk membuat gel obat sakit gigi alami ini, langkah pertama yang dilakukan adalah mengumpulkan jaring laba-laba. Jaring laba-laba sebenarnya bisa diambil langsung dari sarang si laba-laba. Akan tetapi itu akan memakan waktu lama dan merusak habitat si laba-laba. Beruntung, selama pengamatan tim menemukan bahwa laba-laba pilihan mereka bertelur tiap dua minggu sekali.Oleh si induk laba-laba, telur-telur tadi dibungkus dengan jaring hingga menyerupai seperti kepompong. Setelah menetas, jaring pembungkus telur tidak akan dipakai lg oleh laba-laba dan tetap berada di sarang. Jaring laba-laba bekas membungkus telur yang sudah tidak terpakai itu yang digunakan oleh mereka untuk membuat gel. Tiap dua minggu jaring diambil dan dikumpulkan.

Dalam empat bulan, jaring laba-laba yang terkumpul hanya mencapai 2 gram. Itu pun ketika sudah diekstrak, jumlahnya tinggal 0.2 gram saja. Hal ini menjadi salah satu kendala utama yaitu produksi jaring laba-laba yang cukup lama dan sulit mendapatkan berat jaring yang diinginkan untuk dibuat ekstrak. Dalam kurun 7-8 bulan mereka berhasil mengumpulkan 30-40 kantung jaring lebih untuk menghasilkan 2 gram gel. 2 gram gel ini pun sudah habis untuk melakukan percobaan obat sakit gigi alami dari jaring laba-laba pada 15 marmut.

Setelah hasil pintalan jaring laba-laba itu dikumpulkan, hal pertama yang dilakukan yaitu mengekstrak jaring laba-laba karena masih ada zat-zat lain. Setelah diekstrak, kemudian dibuat gel dengan menggunakan CMCNa (carboxyl methyl cellulose natrium). Hasilnya berupa senyawa, bentuknya persis bubuk agar-agar sehingga jika terkena air berubah jadi gel. Mereka sengaja membuat seperti ini agar obat sakit gigi alami ini tidak terlalu cair ketika masuk ke lubang bekas cabutan gigi. Jika agak padat akan mudah keluar.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian gel obat sakit gigi alami dari jaring laba-laba menunjukkan bahwa setelah gel ini diujicobakan pada marmut, tim menemukan sel inflamasi atau sel yang mencegah bakteri atau mikroorganisme lain merusak jaringan luka muncul lebih cepat, yaitu di hari ke-3. Padahal pada pembandingnya, yaitu betadine (povidone iodine), sel radang baru muncul di hari ke-7. Ada tiga proses penyembuhan luka normal yg dipercepat, pertama pembekuan darahnya (vitamin K), kedua masa inflamasinya (antibakteri yang membantu sel-sel inflamasi untuk menyerang bakteri pemakan jaringan luka), sama proses proliferasi, ketika fibroblast menjadi kolagen (asam nukleat yang mempercepat pembentukan kolagen sebagai cikal bakal tulang dan gigi baru).

Mereka merencanakan ingin membuat gel tersebut dalam bentuk produk sekali pakai agar lebih steril dalam pemakaiannya. Modelnya mungkin seperti vitamin rambut atau obat tetes mulut untuk imunisasi bayi, disposable, langsung dibuang, jadi lebih aman. Gel obat sakit gigi alami ini diharapkan dapat dikembangkan ke tingkat penelitian lebih lanjut agar menghasilkan produk obat sakit gigi alami yang tanpa efek samping.

Sumber berita : detik.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here