Home Pendidikan Pelatihan Pembelajaran Sains Kreatif, Inovatif, dan Asyik Bersama Kuark (Bagian 1)

Pelatihan Pembelajaran Sains Kreatif, Inovatif, dan Asyik Bersama Kuark (Bagian 1)

398
0
SHARE

kelas-lentera-kuarkMajukan Indonesia Melalui Sains

Bila kita membandingkan pendidikan di negara kita dengan negara maju di Asia seperti Jepang dan Korea Selatan tentunya kita akan melihat hasil yang sangat jauh ketimpangannya bila dibandingkan antara negara kita dengan mereka.

Jepang merupakan negara yang terkenal dengan ketertiban, kebersihan, dan kerapihannya. Mengapa orang jepang bisa seperti itu? Tentu saja jawabannya karena orang-orang jepang sejak kecil sudah diajari melalui sekolah untuk menjaga kebersihan. Para siswa di Jepang dididik untuk bekerja sama membersihkan kamar mandi dan toilet sendiri, bahkan setealah makan mereka juga membersihkan piring, sendok, dan geas sendiri.

siswa-jepang-bersih-bersih

Siswa Jepang Bekerjasama Membersihkan Toilet

Fenomena yang sangat berbeda dengan siswa sekolah d negara kita. Siswa kita biasanya terima beres karena sudah ada petugas kebersihan yang membersihkannya. Kalaupun ada siswa yang membersihkan kamar mandi biasanya karena mendapatkan hukuman dari guru. Dari berbagai riset telah menunjukkan bahwa ada kesalahan mendasar yang telah kita lakukan dan masih terus didiamkan dalam mengisi diri kita, diri anak-anak didik kita, karyawan kita dan para eksekutif. Berikut ini data peringkat dan tingkat daya saing SDM Indonesia dibandingkan dengan negara-negara lain.
peringkat-sdm-indonesiadaya-saing-indonesia
Mari kita belajar dengan korea selatan sejenak. Anda tentu tahu produk smartphone yang sekarang paling terkenal dan laku di pasaran? Ya tentu saja samsung dan LG produk korea selatan. Hampir semua peralatan elekronik yang dipakai masyarakat di negeri kita semuanya produk korea selatan. Bila kita menengok ke masa lalu sebentar, ternyata pada tahun 1950 Korea Selatan merupakan salah satu negara termiskin di dunia. Tetapi dalam waktu puluhan tahun ke depan negera ini menjadi salah satu macan asia di bidang produk elektronik. Bahkan bisa menjadi tuan rumah piala dunia tahun 2002. Mengapa bisa? Korea Selatan mengubah negerinya melalui pendidikan bidang sains.

Apakah Indonesia bisa berubah?

Nampaknya pemerintah sadar akan kekurangan pendidikan di negeri ini. Melalui perubahan kurikulum dari kurikulum KTSP 2006 menjadi kurikulum 2013, pemerintah ingin mensejajarkan Indonesia dengan negara maju di Asia lainnya bahkan di dunia.

Berdasarkan Salinan Lampiran Permendikbud No.67 Tahun 2013 tentang Kurikulum SD,mengenai Dasar Pengembangan Kurikulum, Kurikulum 2013 menitikberatkan pada Penyempurnaan Pola Pikir. Adapun kompetensi yang ingin dicapai dalam kurikulum ini adalah Sikap Spiritual, Sikap Sosial, Pengetahuan dan Keterampilan. Inti pokok pembelajaran dalam kurikulum 2013 adalah:

  1. Pola pembelajaran yang berpusat pada guru menjadi pembelajaran berpusat pada peserta didik.
  2. Peserta didik harus memiliki pilihan-pilihan terhadap materi yang dipelajari untuk memiliki kompetensi yang sama.
  3. Pola pembelajaran satu arah (interaksi guru peserta didik) menjadi pembelajaran interaktif (interaktif guru-peserta didik-masyarakatlingkungan alam, sumber/media lainnya).
  4. Pola pembelajaran terisolasimenjadi pembelajaran secara jejaring (peserta didik dapat menimba ilmu dari siapa saja dan dari mana saja yang dapat dihubungi serta diperoleh melalui internet)
  5. Pola pembelajaran pasif menjadi pembelajaran aktif-mencari (pembelajaran siswa aktifmencari semakin diperkuat dengan model pembelajaran pendekatan sains).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here