Home Pendidikan Pelatihan Pembelajaran Sains Kreatif, Inovatif, dan Asyik Bersama Kuark (Bagian 2)

Pelatihan Pembelajaran Sains Kreatif, Inovatif, dan Asyik Bersama Kuark (Bagian 2)

585
0
SHARE

kelas-lentera-kuark-2Guruku Kreatif, Kelasku Asyik

Tidak dapat dipungkiri, bahwa guru merupakan ujung tombak pendidikan di negeri ini. Gurulah yang setiap hari bertemu, mendidik, dan menginpirasi anak-anak. Kondisi pembelajaran di kelas akan sangat bergantung pada guru yang mengajar di kelas tersebut. Jika gurunya kreatif dan inspiratif maka anak-anak pun akan asyik dan having fun dalam belajar. Berikut ini tips singkat yang dapat dilakukan oleh seorang guru, khususnya dalam mengajarkan IPA anak-anak SD agar kelasnya menjadi asyik dan materinya mudah dipahami anak-anak.

Menciptakan kondisi kelas yang asyik

Dalam mengajar di kelas, seorang guru haruslah melibatkan emosi anak agar materi yang disampaikan mudah dipahami dan diingat. Caranya adalah dengan pengkondisian kelas yang asyik dan kondusif. pengkondisian kelas dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut.

  1. Membuat peraturan kelas
  2. Membangun suasana disiplin
  3. Buat persinyalan. Hal ini bisa dilakukan dengan tepuk atau pun kata-kata saling saut antara guru dan siswa. Contoh : Tepuk 1 kali, 2 kali, 3 kali, tepuk warna, kamera… putar … action…, Haloo… Hai…, Kelas lentera… pasti tertib.
  4. Berikan apresiasi. Apresiasi walaupun kelihatannya sederhana tetapi sangat penting dilakukan karena membuat anak merasa dihargai dan bisa menambah motivasi anak untuk belajar. Bentuk apresiasi dapat dilakukan dengan berbagai macam tepuk seperti tepuk wooosh…, tepuk bentuk (segitiga, lingkaran, atau segi lima) dan tepuk angka.

Menyiapkan anak dalam kondisi alfa sebelum belajar

Jangan biasakan mengajar langsung masuk ke materi. Siapkan anak untuk menerima pelajaran. Ajak mereka ke kondisi alfa, yaitu kondisi yang relaks tapi tetap waspada. Kondisi ini paling baik dalam belajar. Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan guru untuk membawa anak-anak dalam kondisi alfa.

  1. Ice Breaking. Digunakan untuk mencairkan suasana, membangkitkan semangat, dan mampu menghilangkan kejenuhan pada siswa. Seperti: “Marina Menari di atas Menara”, “Gajah… kecil, semut….besar”
  2. Fun Story.  Fun story dapat berbentuk bermacam-macam. Guru dapat menggunakan cerita lucu, teka-teki, atau gambar yang lucu. Bisa juga jika fun story tersebut dikaitkan dengan materi yang diajarkan.
  3. Musik.  Musik tidak hanyamembawa siswa ke dalam kondisi alfa, tetapi juga mampumeningkatkan kemampuan kognitif siswa. Ada beberapa cara, misalnya guru dapat menyetel musik yang membangkitkan suasana semangat atau siswa diajak bernyanyi bersama.
  4. Brain Gym (Senam Otak). Senam otak merupakan serangkaian gerakan yang dibuat untuk mengoptimalkan otak. Senam ini dapat berguna memperbaiki konsentrasi, melepaskan stress, menjernihkan pikiran, dan membantu daya ingat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here