Home Sains Pemanfaatan Superkonduktor Dalam Kehidupan Sehari-hari

Pemanfaatan Superkonduktor Dalam Kehidupan Sehari-hari

406
0
SHARE

pemanfaatan-superkonduktor-kereta-maglev-train

Penemuan bahan superkonduktor menarik perhatian para ahli di bidang fisika dan listrik, karena bahan superkonduktor dapat dibuat mesin-mesin dengan efisiensi penggunaan energi yang sangat tinggi. Meski saat ini masih dalam tahap penelitian dan pengembangan, namun dari beberapa hasil uji coba yang telah dilakukan muncul suatu harapan bahwa superkonduktor kelak dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan superkonduktor akan dapat dilakukan penghematan yang luar biasa dalam pemakaian energi listrik. Dalam tulisan ini akan dibahas mengenai superkonduktor, status penelitian dan pengembangannya hingga saat ini, serta kemungkinan penerapannya dalam produk teknologi masa depan.

Superkonduktor kini telah banyak digunakan dalam berbagai bidang. Hambatan tidak disukai karena dengan adanya hambatan maka arus akan terbuang menjadi panas. Apabila hambatan menjadi nol, maka tidak ada energi yang hilang pada saat arus mengalir. Penggunaan superkonduktor dibidang transportasi memanfaatkan efek Meissner, yaitu pengangkatan magnet oleh superkonduktor. Hal ini diterapkan pada kereta api supercepat di Jepang yang diberi nama The Yamanashi MLX01 MagLev train. Kereta api ini melayang diatas magnet superkonduktor. Dengan melayang, maka gesekan antara roda dengan rel dapat dihilangkan dan akibatnya kereta dapat berjalan dengan sangat cepat, 343 mph atau sekitar 550 km/jam.

Penggunaan superkonduktor yang sangat luas tentu saja dibidang listrik. Generator yang dibuat dari superkonduktor memiliki efisiensi sekitar 99% dengan ukuran jauh lebih kecil dibandingkan dengan generator yang menggunakan kawat tembaga. Suatu perusahaan amerika, American Superconductor Corp. diminta untuk memasang suatu sistem penstabil listrik yang diberi nama Distributed Superconducting Magnetic Energy Storage System (D-SMES). Satu unit D-SMES dapat menyimpan energi listrik sebesar 3 juta Watt yang dapat digunakan untuk menstabilkan listrik apabila terjadi gangguan listrik. Untuk transmisi listrik, pemerintah Amerika Serikat dan Jepang berencana untuk menggunakan kabel superkonduktor dengan pendingin nitrogen untuk menggantikan kabel listrik bawah tanah yang terbuat dari tembaga. Dengan menggunakan kabel superkonduktor, arus yang dapat ditransmisikan akan jauh meningkat. 250 pon dan kabel ini dapat menggantikan 18.000 pon kabel tembaga mengakibat effisiensi sebesar 7000 dari segi tempat.

Di bidang komputer, bahan ini digunakan untuk membuat suatu superkomputer dengan kemampuan berhitung yang fantastis. Di bidang militer, HTS-SQUID digunakan untuk mendeteksi kapal selam dan ranjau laut. Superkonduktor juga digunakan untuk membuat suatu motor listrik dengan tenaga 5000 tenaga kuda.

Sumber Pustaka :

Pengertian dan Sejarah Superkonduktor. Diakses dari :
http://blogs.itb.ac.id/asepandielektro/category/superkonduktor/ (diakses pada 5 September 2014 Pukul 19.45 WIB)

Mukhlis Akhadi dari Jurnal Ilmiah ENERGI & KELISTRIKAN PLN No. 2 / Vol.1 / May 2008. Penerbit : PUSAT PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT STT-PLN. Dengan Judul Tulisan PROSPEK PEMANFAATAN SUPERKONDUKTOR DALAM BIDANG KELISTRIKAN DAN ENERGI.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here