Home » Sains » Pengertian Konduktor, Isolator, Dan Semikonduktor Listrik

Pengertian Konduktor, Isolator, Dan Semikonduktor Listrik

contoh-benda-konduktor-isolator

Konduktor, isolator, dan semikonduktor listrik sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Contoh konduktor listrik adalah benda-benda yang terbuat dari bahan logam, seperti besi, baja, dan tembaga, yang dapat menghantarkan arus listrik dengan baik. Bahan yang dapat dialiri listrik ini disebut konduktor listrik. Sementara itu, benda-benda yang terbuat dari kayu, plastik, dan kaca tidak dapat menghantarkan arus listrik. Bahan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik disebut isolator listrik.

Namun, ada benda yang setengah konduktor dan setengah isolator. Benda tersebut disebut semikonduktor.. Semikonduktor adalah bahan yang mempunyai daya hantar listrik lebih kecil dibanding bahan penghantar, tetapi lebih besar dibanding bahan penyekat. Dengan perlakuan khusus, bahan ini dapat diatur untuk bersifat penghantar atau penyekat sesuai kebutuhan.

Untuk mengetahui perbedaan konduktor, isolator, dan semikonduktor listrik maka kita perlu memahami beberapa istilah tentang pita energi. Ada 3 macam pita energi yaitu :

  1. Pita valensi adalah pita energi terakhir yang terisi penuh oleh elektron-elektron.
  2. Pita konduksi adalah pita energi diatas pita valensi yang kosong atau terisi sebagian oleh elektron-elektron.
  3. Pita terlarang adalah pita energi di antara pita valensi dan pita konduksi dimana elektron-elektron tidak diperbolehkan ada pada pita energi ini. Energi yang diperlukan untuk memindahkan elektron dari pita valensi ke pita konduksi adalah sebesar energi pita terlarang.

pita-energi-konduktor-isolator-semikonduktor

Bahan-bahan konduktor tidak mempunyai pita larangan. Antara pita valensi dan pita konduksinya bisa saling bertumpuk. Elektron-elektron dapat bergerak bebas pada bahan konduktor. Bahan-bahan isolator mempunyai pita larangan yang cukup lebar. Untuk memindahkan elektron dari pita valensi ke pita konduksi diperlukan energi yang lebih besar. Karena elektron-elektron ini sukar bergerak maka bahan isolator sukar menghantarkan arus listrik. Bahan-bahan semikonduktor mempunyai pita larangan yang lebih sempit. Untuk memindahkan elektron dari pita valensi ke pita konduksi diperlukan energi yang lebih kecil. Elektron-elektron dapat bergerak pada bahan semikonduktor dengan energi yang kecil. Demikianlah penjelasan singkat tentang konduktor, isolator, dan semikonduktor listrik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>