Home Sains Struktur dan Fungsi Sel (Seri 3)

Struktur dan Fungsi Sel (Seri 3)

486
0
SHARE

Tranportasi (lalu lintas) Zat Melalui Membran Plasma

Secara umum, lalu lintas zat yang melewati membran plasma dapat dibedakan menjadi 2 cara, yaitu transpor pasif dan transpor aktif.

Transpor Pasif
Transpor pasif adalah proses keluar masuknya suatu zat ke dalam dan ke luar sel tanpa membutuhkan energi. Sel tidak perlu mengeluarkan energi untuk melakukan transpor pasif. Transpor pasif dapat berjalan dengan 2 cara yaitu difusi dan osmosis.

Difusi adalah perpindahan zat dari tempat yang konsenterasinya tinggi menuju ke tempat yang konsenterasinya rendah. Kosenterasi itu apa ya? Konsenterasi itu dapat diartikan sebagai jumlah zat yang terlarut dalam air.

Misalnya ada 2 buah gelas yaitu A dan B. Kedua gelas berisi air dengan jumlah yang sama. Gelas A dimasukkan gula sebanyak 5 sendok sedangkan gelas B dimasukkan gula sebanyak 3 sendok. Keduanya lalu diaduk agar gula menjadi larut dalam air. Larutan gula gelas A akan lebih pekat dari pada larutan gula gelas B. Hal ini berarti larutan gula gelas A mempunyai konsenterasi yang lebih tinggi dibandingkan larutan gula gelas B.

Apabila ada suatu zat di luar sel yang mempunyai konsenterasi lebih tinggi dari pada cairan di dalam sel maka zat itu akan masuk ke dalam sel. Begitu pula sebaliknya, apabila cairan di dalam sel konseterasinya lebih tinggi dari pada cairan di luar sel maka cairan di dalam sel akan berpindah keluar. Zat yang dapat melakukan difusi ke dalam maupun keluar sel mempunyai ukuran yang lebih kecil dari air.
proses-difusi-membran-sel

Keterangan gambar :  a. peristiwa difusi molekul berwarna hijau, b. peristiwa difusi molekul berwarna hijau dan merah

Osmosis adalah perpindahan zat dari tempat yang konsenterasinya rendah menuju ke tempat yang konsenterasinya tinggi melalui membran semipermeable. Membran semipermeable adalah lapisan yang hanya dapat dilewati oleh zat dengan ukuran tertentu saja seperti air. Zat yang lebih besar ukurannya dari air tidak akan dapat melewati membran ini. Dalam osmosis, sebenarnya yang berpindah adalah airnya sedangkan zat yang terlarut akan tertahan oleh membran semipermeable karena ukurannya terlalu besar.

Zat yang mempunyai konsenterasi rendah berarti zat tersebut mengandung air yang lebih banyak dari pada zat yang mempunyai konsenterasi tinggi. Apabila konsenterasi cairan di luar sel lebih tinggi dari pada konsenterasi cairan di dalam sel maka air di dalam sel akan keluar karena jumlah air di dalam sel lebih banyak dari pada di luar. Hal ini mengakibatkan sel menjadi mengkerut karena kehilangan air.
proses-osmosis-membran-sel

Keterangan gambar : Peristiwa osmosis molekul air melalui membran semipermeable, molekul merah terhalang membran.

Transpor Aktif
Ada kalanya zat yang dibutuhkan sel mempunyai ukuran yang lebih besar dari air sehingga tidak bisa masuk ke dalam sel. Untuk memasukkannya perlu bantuan energi. Perpindahan zat ke dalam atau ke luar sel yang membutuhkan energi disebut transpor aktif. Jadi, untuk melakukan transpor aktif sel harus mengeluarkan energi. Transpor aktif dapat berlangsung dari konsenterasi zat yang rendah menuju ke zat yang konsenterasinya tinggi atau pun sebaliknya. Zat yang bisanya mengalami transpor aktif adalah ion Na+ dan ion K+.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here