Home » Sains » Transit Planet Venus Dan Merkurius (Bagian 1)

Transit Planet Venus Dan Merkurius (Bagian 1)

transit-venus

Planet Venus dan Merkurius mengalami transit. Transit dalam astronomi mempunyai dua arti yang pertama menunjuk pada fenomena saat benda langit melewati meridian. Sedang yang kedua kata transit juga dipergunakan untuk menunjukkan fenomena lewatnya benda langit dengan diameter sudut yang lebih kecil di depan benda langit dengan diameter sudut lebih besar, misalnya transit planet Merkurius atau transit planet Venus terhadap bundaran Matahari.

Transit satelit alam Jupiter terhadap bundaran planet Jupiter dsb. Bila benda yang melewati mempunyai diameter lebih besar, misalnya transit Bulan terhadap Matahari dinamakan gerhana Matahari Cincin. Berlalunya bayang-bayang sebuah benda langit ke benda langit lainnya dinamakan transit bayang-bayang, namun bila (kerucut) bayang-bayang Bulan melewati permukaan Bumi dinamakan gerhana Matahari total atau gerhana Matahari sebagian.

Orbit planet-planet mengelilingi bintang induk Matahari (radius 696 000 km dan massanya 1,99 x 10 pangkat 30 kilogram) hampir berada dalam satu bidang. Kedudukan planet dan Matahari ini menimbulkan fenomena konjungsi inferior dan konjungsi superior bagi planet-dalam. Planetdalam, planet dengan jarak rata-rata dari Matahari kurang dari 1 satuan astronomi (1 SA = 1 satuan astronomi = 149 597 870 kilometer sekitar 150 juta kilometer = jarak rata-rata Bumi- Matahari) yaitu planet Merkurius (radius 2440 km, 0,055 massa Bumi, massa Bumi 5,98 x 10
pangkat 24 kg) berjarak rata-rata dari Matahari 0,39 SA dan planet Venus (radius 6051 km, 0,815 massa Bumi) berjarak 0.72 SA dari Matahari.

Fenomena konjungsi inferior bila planet-dalam dan Matahari, pada posisi bujur ekliptika sama dan planet-dalam berada diantara Bumi dan Matahari. Fenomena konjungsi superior bila planetdalam dan Matahari pada posisi bujur ekliptika sama dan Matahari berada diantara Bumi dan planet-dalam. Fenomena “Transit” berlangsung bila pada waktu konjungsi inferior, planet-dalam melintasi bundaran Matahari dan fenomena “Okultasi” berlangsung bila pada waktu konjungsi superior, planet-dalam tertutup oleh bundaran Matahari. Fenomena transit dari planet Bumi saat
planet-dalam Merkurius dan Venus melintas pada bundaran Matahari.

Fenomena transit juga bisa diamati dari planet-luar (Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus atau Neptunus) misalnya transit Bumi tahun ini bisa diamati dari Neptunus 4 Agustus 2003, fenomena transit Bumi tersebut lebih langka dan lebih lama dari transit planet Merkurius atau planet Venus bila dilihat dari Bumi. Selain fenomena transit juga terjadi fenomena okultasi. Kalau pada fenomena transit-Merkurius, planet Merkurius berlalu di depan bundaran Matahari di langit, sedang pada fenomena okultasi-Merkurius, planet Merkurius berlalu di belakang bundaran Matahari seperti fenomena okultasi 14 November 2002.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>