Home News Wow, Budidaya Ikan Kerapu di Lantai 15 Gedung

Wow, Budidaya Ikan Kerapu di Lantai 15 Gedung

316
0
SHARE

Semakin sempitnya lahan di perkotaan tentunya akan mempersulit area untuk budidaya tanaman apalagi budidaya ikan. Namun, tidak semua orang menyerah begitu saja, di Hongkong mulai di kembangkan budidaya ikan dan buah organik di dalam gedung. Berikut ini cerita singkatnya.

Akuarium ikan kerapu

aquarium-ikan-kerapu

Oceanethix mengembangkan sebuah peternakan ikan vertikal yang terletak di lantai 15 sebuah gedung di Hong Kong. Terdapat 11 tangki plastik yang total diisi 80.000 liter air laut. Peternakan unik ini diciptakan untuk memenuhi permintaan seafood masyarakat Hong Kong yang selalu tinggi (lebih dari 70 kg per kapita).

Oceanethix menjual sekitar 13 kg ikan ke grosir ikan per minggu dan mendapatkan hasil 776 dollar Hong Kong atau sekitar Rp 1.131.000 per kg. Saat ini konsep Oceanethix akan diterapkan di Seoul dan hak paten sistem daur ulang air perusahaan ini juga sudah dibeli oleh Singapura.

Buah organik
buah-organik

Tak hanya peternakan ikan yang mulai dibangun di atas gedung Hong Kong, jumlah ladang sayur dan buah organik juga mulai populer. Dengan China sebagai sumber makanan Hong Kong saat ini menghadapi banyak skandal, masyarakat Hong Kong mulai menanam bahan mereka sealami mungkin.

Untuk memenuhi permintaan masyarakat, Osbert Lam pemilik Hong Kong City Farms saat ini ia membantu mengubah ribuan atap menjadi ladang organik. Ia menyewakan ladang tersebut 190 dollar Hong Kong atau sekitar Rp 277.000/m2 per bulan.

Madu
madu-dalam-gedung

Peningkatan taman di atap juga berarti lebih banyak keuntungan untuk penghasil madu. Michael Leung, pendiri HK Honey selalu mencari tempat baru untuk menaruh sarang lebah dan untuk membantunya mencari ia selalu melihat ke atas pohon pepaya. Madu yang dhasilkan lebah-lebah ini mempunyai sentuhan rasa pedas yang mencerminkan keragaman hasil tanaman di Hong Kong, terutama Chinese basil yang banyak ditanam masyarakat. Karena keunikan tersebut, satu botol madu dijual dengan harga 240 Hong Kong Dollar atau sekitar Rp 350.000.

Masa depan pertanian vertikal
sayuran-dalam-gedung

Dengan tekanan pada tanah perladangan dari para kontraktor, ladang yang dibangun di atas atap menjadi salah satu alternatif ramah lingkungan. Saat ini hasil buah dan sayuran dari vertical farm menutupi dua persen dari bahan makanan yang dibeli konsumen. Skandal makanan yang membuat masyarakat China ketakutan ternyata juga berpangruh baik pada bisnis sayuran organik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here